Kamis, 10 Juli 2014

Pesona pantai Indrayanti yogyakarta

wisata pantai indrayanti yogyakarta
wisata pantai indrayanti yogyakarta

PANTAI INDRAYANTI 
Pantai Bersih dengan Restoran Cafe 
Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia 

Tak hanya tawarkan pesona pantai berpasir putih dengan air laut yang jernih, Indrayanti juga tawarkan sensasi dinner romantis bertabur bintang di restauran yang terdapat di pinggir pantai. 

wisata pantai indrayanti yogyakarta
wisata pantai indrayanti yogyakarta
Matahari belum tinggi waktu kami tiba di Pantai Indrayanti. Dua ekor siput laut bergerak pelan di suatu ceruk karang, tidak perduli dengan ombak yang menghempas. Segerombol remaja asik bercengkerama sembari sesekali bergaya untuk di ambil gambarnya. Di samping barat terlihat 3 orang tengah berlarian menguber ombak, beberapa yang lain bersantai di dalam gazebo sambil nikmati segarnya kelapa muda yang disajikan segera berbarengan buahnya. Sebagian penginapan yang dikonsep back to nature berdiri dengan gagah dibawah bukit, sedang rumah panggung serta gubug yang mirip honai (rumah kebiasaan Papua) berdiri di dekat pantai. Jet ski kuning teronggok di pojok restoran. 
Terdapat di samping timur Pantai Sundak, pantai yang dibatasi bukit karang ini adalah satu diantara pantai yang menghidangkan panorama tidak sama dibanding pantai-pantai lain yang ada di Gunungkidul. Bukan sekedar berhiaskan pasir putih, bukit karang, serta air biru jernih yang seakan memanggil-manggil wisatawan untuk menceburkan diri ke dalamnya, Pantai Indrayanti juga dibekali restoran serta cafe dan jejeran penginapan yang bakal memanjakan wisatawan. Bermacam menu dimulai dari hidangan laut sampai nasi goreng dapat di pesan di restoran yang menghadap ke pantai ini. Saat malam hari, gazebo-gazebo yang ada di bibir pantai bakal tampak cantik lantaran diterangi kerlip cahaya lampu. Nikmati makan malam di cafe ini ditemani desau angin serta alunan debur ombak bakal jadi pengalaman romantis yang tidak terlupa. 
wisata pantai indrayanti yogyakarta
wisata pantai indrayanti yogyakarta
Penyebutan nama Pantai Indrayanti pada mulanya memetik banyak kontraversi. Indrayanti tidaklah nama pantai, tetapi nama yang memiliki cafe serta restoran. Berhubung nama Indrayanti yang terpampang di papan nama cafe serta restoran pantai, pada akhirnya orang-orang menyebutkan pantai ini dengan nama Pantai Indrayanti. Sedang pemerintah menamai pantai ini dengan nama Pantai Pulang Syawal. Tetapi nama Indrayanti tambah lebih popular serta seringkali dimaksud dari pada Pulang Syawal. Keterlibatan pihak swasta dalam pengelolaan Pantai Indrayanti rupanya ikut membawa efek positif. Tidak sama dengan pantai-pantai lain yang agak kotor, selama garis pantai Indrayanti tampak bersih serta bebas dari sampah. Hal semacam ini karena pengelola tidak segan-segan menjatuhkan denda untuk setiap sampah yang dibuang oleh wisatawan dengan cara asal-asalan. Karenanya Indrayanti jadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi. 
Selesai nikmati sepiring nasi goreng serta es kelapa muda di gazebo, kami beranjak menuju bukit di segi timur. Berhubung tak ada jalan, menerobos semak serta perdu sambil memanjat karang juga jadi varian. Sesampainya diatas bukit panorama laut yang bebatasan dengan Samudra Hindia terhampar. Sebagian burung terbang sembari membawa ilalang untuk bangun sarang. Nada debur ombak serta desau angin berpadu membuat orkestra yang indah serta menentramkan. kami juga melayangkan pandangan ke arah barat. Sebagian pantai yang dipisahkan oleh bukit-bukit tampak berjajar, gazebo serta rumah panggung tampak kecil, sedang beberapa orang laksana liliput. Waktu senja mendekati, tempat ini bakal jadi spot yang bagus untuk melihat mentari yang kembali ke peraduannya. Sayang kami mesti bergegas pulang. Walau tak pernah melihat senja yang indah, pesona Pantai Indrayanti sudah terpatri di hati.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar